PASURUAN – Sebagai upaya berkelanjutan untuk menanamkan kedisiplinan dan kesadaran hukum sejak dini, UPT SMP Negeri 1 Pasuruan menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk "Sosialisasi Perkembangan Aturan & Budaya Berlalu Lintas" pada hari Selasa, 18 Agustus 2026. Acara yang berlangsung penuh semangat di lingkungan sekolah ini diikuti oleh para peserta didik yang tampak sangat antusias menyimak jalannya kegiatan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber secara langsung dari jajaran Satlantas Polres Pasuruan Kota, yang memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, bahaya berkendara bagi anak di bawah umur, serta tata cara berkendara yang aman. Di tengah pesatnya perkembangan mobilitas masyarakat saat ini, edukasi mengenai budaya tertib berlalu lintas menjadi sangat krusial guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan yang kerap melibatkan kalangan pelajar.

Penyampaian materi oleh tim Satlantas Polres Pasuruan Kota dikemas dengan sangat menarik dan interaktif. Petugas tidak sekadar memberikan paparan satu arah, melainkan juga menayangkan simulasi visual dan mengajak para siswa berdialog langsung. Momen keseruan memuncak pada saat sesi tanya jawab, di mana siswa-siswi yang berani maju ke depan dan berhasil menjawab kuis seputar aturan lalu lintas mendapatkan apresiasi berupa doorprize helm keselamatan. Pendekatan interaktif ini terbukti sangat efektif dalam membuat pesan edukasi lebih melekat di ingatan para pelajar.

Pihak sekolah menyambut positif dan mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Satlantas Polres Pasuruan Kota dalam program ini. Sosialisasi ini sejalan dengan visi dan misi sekolah untuk tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap keselamatan diri maupun orang lain di jalan raya.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan seluruh peserta didik UPT SMP Negeri 1 Pasuruan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Edukasi ini menjadi bekal penting agar siswa mampu menerapkan budaya tertib lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari dan ikut serta mengedukasi keluarga serta lingkungan di sekitarnya.